Hotline +6281284017719
Informasi lebih lanjut?
Home » Featured » Wisata Komodo Makin Digemari

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Nusa Tenggara Timur, Marius Ardu Jelamu mengatakan kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat selama 2016 mencapai 82.000 orang.

“Hingga Desember 2016, jumlah kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo mencapai 82.000 orang, baik domestik maupun asing,” katanya saat dihubungi Antara dari Kupang, Senin (2/1/2016).

Jumlah kunjungan tersebut tercatat dari wisatawan yang berkunjung ke Taman Nasional Komodo untuk menyaksikan komodo maupun destinasi wisata alam darat dan laut di Labuan Bajo.

Secara keseluruhan, menurut Marius, jumlah kunjungan wisatawan domestik maupun asing ke NTT selama 2016 mencapai lebih dari 100.000 orang atau naik melebihi yang ditargetkan sebesar 10 persen

Dari jumlah tersebut, sekitar lebih dari 82.000 wisatawan yang masuk lewat pintu barat di Labuan Bajo, Pulau Flores. Sisanya kebanyakan melalui Kota Kupang, kemudian ke Rote, Alor, Sumba, dan lainnya.

Sementara itu, wisatawan yang masuk lewat Labuan Bajo umumnya menikmati pariwisata di daerah setempat, kemudian menuju ke destinasi lain, seperti Kampung Adat Bena, Waerebo, wisata 17 pulau di Riung, hingga ke Gunung Kelimutu dan destinasi wisata lain Flores bagian timur.

Marius mengatakan bahwa kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo terus meningkat dari waktu ke waktu semenjak destinasi tersebut sebagai salah satu dari 10 destinasi wisata unggulan secara nasional.

Ia mengatakan bahwa penyelenggaraan acara seperti “Tour de Flores” juga bermanfaat meningkatkan jumlah arus kunjungan wisatawan ke daerah setempat.

“Untuk kunjungan wisatawan asing juga dipermudah dengan adanya kebijakan bebas visa yang diberikan kepada kepada sekitar 176 negara yang masuk Indonesia,” katanya.

Marius berharap kebijakan bebas visa tersebut didukung dengan adanya penambahan rute penerbangan langsung dari luar negeri, seperti Malaysia, Singapura, Jepang, China, dan lainnya langsung ke Labuan Bajo agar mobilisasi kunjungan wisatawan lebih cepat dan mudah.

Selain itu, pemerintah baik kabupaten maupun provinsi akan terus melakukan berbagai langkah promosi, pelaksanaan aagenda, maupun perbaikan berbagai infrastruktur penunjang pariwisata guna meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan pada masa mendatang.

Terkait dengan infrastruktur, Marius mengatakan bahwa salah satu yang menjadi fokus perhatian pemerintah adalah pelabuhan marina di Labuan Bajo. Pasalnya, hingga kini NTT belum memiliki pelabuhan yang representatif sebagai tempat persinggahan kapal pesiar maupun yacht.

Selain itu, lanjut Marius, kondisi bandara baik di Labuan Bajo maupun daerah wisata lain juga menjadi perhatian pemerintah agar memudahkan kunjungan wisatawan yang datang melalui jalur udara.

“Upaya perbaikan berbagai infrastruktur itu tentu akan menjadi perhatian utama pemerintah. Untuk Labuan Bajo sendiri, kita targetkan kunjungan wisatawan pada tahun 2017 harus lebih dari 100.000 orang,” tambah Marius Ardu Jelamu.

Ditulis oleh

Snorkeling & Traveller Addict. Love to eat and hope for love.

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Objek Wisata Sangiang Terpopuler

4 October 2021 665x Cerita Santai

keindahan sangiang emang ga ada matinya. Berlokasi tepat di selat sunda, pesona pulau ini bisa kamu cek di artikel berikut ! selengkapnya

10 Pantai Terindah di Papua

10 September 2016 1.223x Featured

Pantai Waiwo ini terletak di Dermaga Waigeo, Pulau Waigeo, Kabupaten Raja Ampat, Irian Jaya Barat. Pantai Waiwo ini memiliki pasir putih yang bersih dengan air laut yang jernih. Begitu jernihnya sehingga Anda bisa melihat ikan-ikan kecil berenang hilir mudik ke sana kemari. Ombaknya juga tidak terlalu besar sehingga aman untuk... selengkapnya

Hotel Tanpa Atap Tanpa Dinding, Namun Tetap Di Booking Banyak Wisatawan

17 October 2016 274x Cerita Santai

Setiap orang pasti membayangkan kamar yang nyaman dengan pendingin udara yang sejuk jika mengacu pada kamar hotel. Yang ini jelas berbeda, kamar hotel unik tanpa atap dan dinding di pegunungan Alpen Swiss ini jelas anti-mainstream. Kamar hotel ini merupakan bagian dari Null Stern Hotel yang didesain oleh Atelier für Sonderaufgaben and ahli perhotelan Da... selengkapnya

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.