Hotline +6281284017719
Informasi lebih lanjut?

Tips Snorkeling

14 August 2016 1.015x Cerita Santai

Home » Cerita Santai » Tips Snorkeling

Liburan ke pantai, pulau yang eksotis serta terumbu karang yang indah akan terasa kurang lengkap jika tidak menjelajahi keindahan bawah lautnya.  keunikan berbagai terumbu karang dan aneka satwa laut turut menjadi daya tarik yang sayang sekali jika dilewatkan. tapi gimana mau menjelahi bawah laut saya kan g bisa berenang!, eits santai dulu heee, kalian tetep bisa menjelajahi pesona bawah laut kok dengan tips snorkeling bagi pemula :), snorkeling sendiri adalah kegiatan berenang atau menyelam di permukaan laut dengan menggunakan alat yang bernama alat snorkel( alat bernafas berbentuk J), serta sebuah masker yang berfungsi melindungi mata dan hidung dari air. dan satu alat lagi yang bisa bikin kalian berenang di laut yaitu kaki katak ( fins ),  kaki katak inilah yang berfungsi sebagai  dayung saat kalian snorkeling.

jadi gimana caranya snorkeling?

Snorkel sendiri intinya mengapung, jadi saat snorkel kaki dan tangan diam saja (pasif), kecuali ingin pindah lokasi ataupun hendak ke pantai, barulah kaki dan tangan mengayuh menuju tepi, Usahakn posisi kepala menunduk bukan melihat kearah depan, tapi melihat bawah karena ini akan sangat membantu tubuh tetap stabil mengapung. akan lebih baik jika posisi tubuh terlentang dengan wajah mengerah ke dalam air. karena itu akan membuat kalian tetap mengambang.

masuk ke intinya aja nyoks  tips snorkeling bagi pemula :

  1. Cek peralatan dan cara pemakaian
    Sebelum melakukan snorkeling, periksa terlebih dahulu kondisi peralatan dibutuhkan, seperti masker dan kaki katak. Cek juga apakah snorkel masih layak pakai atau ada yang bocor, sehingga tidak mengganggu saat Anda sedang snorkeling. Periksa apakah kaki katak masih lentur dan sesuai dengan ukuran kaki. Setelah itu, pastikan memasang masker dengan benar.

Jika Anda memiliki rambut panjang, kuncir terlebih dahulu agar tidak mengganggu pemandangan. Kencangkan masker senyaman mungkin jangan terlalu kencang ataupun longgar. Ini untuk menghindari timbulnya embun yang menghalangi pandangan.

  1. Snorkeling bersama dan jangan terlalu jauh
    Saat melakukan snorkeling, jangan sampai terlalu jauh dari teman atau rombongan Anda. Terkadang karena terlalu menikmati, sehingga lupa Anda sudah berenang terlalu jauh. Ingat snorkeling hanya menggunakan alat yang sederhana, sehingga tidak disarankan untuk Anda melakukan snorkeling terlalu jauh karena membahayakan.
  1. Biasakan napas dengan snorkel
    Sebelum melakukan snorkeling, ada baiknya melakukan latihan terlebih dahulu bernapas dengan snorkel. Gunanya untuk membiasakan Anda bernapas dengan snorkel pada saat di dalam air. Saat sudah di dalam air, buatlah diri Anda senyaman mungkin, dan yang terpenting jangan panik.

 

  • Buat senyaman mungkin di dalam air

 

mulailah dengan mengangkat kaki dari dasar dan posisikan tubuh telungkup menghadap ke bawah, buka kaki dan tangan sedikit lebar dan cobalah untuk menyeimbangkan dan mengapung di atas air. bernapaslah melalui mulut, lalu ayunkan kaki seperti gerakan renang gaya bebas.

  1. perhatikan keaadaan sekitar

jangan terlena ketika anda sedang asik menikmati keindahan alam bawah laut, selalu waspada dan perhatikan kondisi sekitar, lihat arus gelombang laut untuk mengindari arus yang kencang dan ingat! tetap berkelompok jangan jauh dari teman, danjangan sampai menginjak karang atau bulu babi.

  1. Masker dan snorkel clearing
    Bukan hal yang aneh jika terdapat air laut yang masuk ke dalam snorkel, dikarenakan ombak yang tidak menentu. Cara membersihkannya, Anda tidak perlu keluar dari air, cukup menarik nafas panjang, lalu hembuskan kuat-kuat dengan mulut, sehingga air keluar melalui corong snorkel karena dorongan udara. Setelah itu bernapas lagi dengan normal. Apa pun yang terjadi jangan panik. Karena hanya akan membuang-buang tenaga Anda di dalam laut.

 

  • Jangan panik

 

jangan panik!, tetaplah tenang jika air masuk ke snorkel atau masker anda, seimbangkan posisi tubuh anda. dan gunakan kaki katak atau fin untuk penyeimbang.

  1. Tetap menjaga kelestarian
    Selain harus menjaga keselamatan diri Anda pada saat snorkeling, Anda juga harus menjaga kelestarian alam bawah laut. Jangan sampai Anda merusak terumbu karang ataupun biota laut lainnya. Jangan membuang sampah sembarangan, dan yang terpenting jangan mengambil apa pun dari bawah laut.

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Explore Jakarta Kawasan Sunda Kelapa 1D

17 April 2019 422x Featured

Explore Jakarta Kawasan Sunda Kelapa Meskipun sekarang Sunda Kelapa hanyalah nama salah satu pelabuhan di Jakarta, daerah ini sangat penting karena desa di sekitar pelabuhan Sunda Kelapa adalah cikal-bakal kota Jakarta yang hari jadinya ditetapkan pada tanggal 22 Juni 1527. Kala itu Kalapa, nama aslinya, merupakan pelabuhan Kerajaan Sunda atau yang lebih... selengkapnya

Open Trip Sumba

13 August 2015 776x Featured

Open Trip Sumba, sekilas info.. Pulau Sumba adalah sebuah pulau di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Luas wilayahnya 10.710 km², dan titik tertingginya Gunung Wanggameti (1.225 m). Sumba berbatasan dengan Sumbawa di sebelah barat laut, Flores di timur laut, Timor di timur, dan Australia di selatan dan tenggara. Selat Sumba terletak di utara pulau ini... selengkapnya

Raja Ampat Wayag Pianemo 4D3N

16 April 2019 238x Featured

Raja Ampat merupakan salah satu wilayah kepulauan di Provinsi Papua Barat yang kaya akan wisata bahari.  nama Raja Ampat tak lepas dari kisah para raja dari empat pulau terbesar yakni Waigeo, Salawati, Misool dan Batanta. Pimpinan di tiap gugusan pulau itulah yang menjadi awal penamaan Raja Ampat. Keindahan Raja Ampat sudah mendunia, mari jelajahi bersama..... selengkapnya

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.